Prog/Kegiatan Yang Sudah DilaksanakanProg/Kegiatan Yang Akan DilaksanakanVol Th-1Vol Th-2Vol Th-3Vol Th-4Vol Th-5SatuanDana Th.1Dana Th.2Dana Th.3Dana Th.4Dana Th.5Sumber DanaPihak Pemberi DanaIndikator CapaianKinerja Awal Periode RPKPTarget Kinerja Th.1Target Kinerja Th.2Target Kinerja Th.3Target Kinerja Th.4Target Kinerja Th.5Kinerja Akhir Periode RPKPExisting OutcomesExpecting Outcome
Masarakat Suku Nusantara mengelola lahan milik mayarakat suku asli tanpa sistem hak yang kuatMembangun Kerjasama Kemitraan antara masyarakat adat dengan masyarakat suku nusantara4----Unit300----APBD Kab/ Kota/APBDesaBadan Pemberdayaan Masyarakat DesaModel Kemitraan Masyarakat Adat – Masyarakat Nusantaraan Terbangun0 Unit4 Unit4 Unit4 Unit4 Unit4 Unit4 UnitMasyarakat suku nusantara tidak memiliki kepastian hak atas hasil usahatani tanaman jangka panjang seperti buah- buahan di lahan masyarakat suku asliMasyarakat suku nusantara memiliki kepastian hak atas hasil usahatani tanaman jangka panjang seperti buah-buahan di lahan masyarakat suku asli
Prog/Kegiatan Yang Sudah DilaksanakanProg/Kegiatan Yang Akan DilaksanakanVol Th-1Vol Th-2Vol Th-3Vol Th-4Vol Th-5SatuanDana Th.1Dana Th.2Dana Th.3Dana Th.4Dana Th.5Sumber DanaPihak Pemberi DanaIndikator CapaianKinerja Awal Periode RPKPTarget Kinerja Th.1Target Kinerja Th.2Target Kinerja Th.3Target Kinerja Th.4Target Kinerja Th.5Kinerja Akhir Periode RPKPExisting OutcomesExpecting Outcome
Pasar terpusat di kota Bintuni, menyebabkan biaya transpor untuk pemasaran komoditi tinggiMembangun Pasar lelang hasil usahatani tanaman pangan dan sayuran di Kampung Agrosigemerai-1---Unit-1,000---APBD Kab/ Kota/APBNBAPPEDASatu unit Pasar Lelang Tanaman Pangan dan Sayuran Terbangun0 Unit0 Unit1 Unit---1 UnitBiaya transpor untuk menjual komoditi hasil usahatani relatif tinggiBiaya transpor untuk menjual komoditi hasil usahatani relatif rendah
Belum ada distributor faktor-faktor produksi seperti pupuk, obat-obatan sehingga masyarakat sulit membeli dan harga mahalMembangun Kios-kios pupuk dan obat-obatan-4---Unit2,000----APBD Kab/ KotaBAPPEDAEmpat unit Kios Pupuk Bersubsidi Terbangun0 Unit0 Unit4 Unit---4 Unitsarana produksi susah diperoleh dan harganya mahalSarana produksi mudah diperoleh dan harganya relatif murah
Prog/Kegiatan Yang Sudah DilaksanakanProg/Kegiatan Yang Akan DilaksanakanVol Th-1Vol Th-2Vol Th-3Vol Th-4Vol Th-5SatuanDana Th.1Dana Th.2Dana Th.3Dana Th.4Dana Th.5Sumber DanaPihak Pemberi DanaIndikator CapaianKinerja Awal Periode RPKPTarget Kinerja Th.1Target Kinerja Th.2Target Kinerja Th.3Target Kinerja Th.4Target Kinerja Th.5Kinerja Akhir Periode RPKPExisting OutcomesExpecting Outcome
Pelatihan yang dilakukan kurang efektif karena tidak didasarkan pada hasil assessment kebutuhan pelatihanCapacity Buliding Need Assesment (CBNA)4----Kegiatan1,000----APBD Kab/ KotaBadan Pemberdayaan Masyarakat DesaCBNA dilaksanakan di 4 kampung0 Kegiatan4 Kegiatan----4 KegiatanPelatihan kurang efektifPelatihan lebih efektif sesuai kebutuhan masyarakat
Pelatihan yang dilakukan oleh instansi yang terkait masih terbatas pada skala usahatani untu tujuan subsistenPelatihan Usahatani Tanaman Pangan dan Sayuran secara intensif untuk tujuan komersil16----Kegiatan800----APBD Kab/ KotaDinas Pertanian dan Perkebunan16 Kegiatan pelatihan dilaksanakan0 Kegiatan8 Kegiatan8 Kegiatan---16 Kegiatanpelatihan terbatas pada peningkatan kapasitas mengelola skala usahatani subsistenpelatihandidesain untuk peningkatan kapasitas petani mengelola skala usahatani komersial
Prog/Kegiatan Yang Sudah DilaksanakanProg/Kegiatan Yang Akan DilaksanakanVol Th-1Vol Th-2Vol Th-3Vol Th-4Vol Th-5SatuanDana Th.1Dana Th.2Dana Th.3Dana Th.4Dana Th.5Sumber DanaPihak Pemberi DanaIndikator CapaianKinerja Awal Periode RPKPTarget Kinerja Th.1Target Kinerja Th.2Target Kinerja Th.3Target Kinerja Th.4Target Kinerja Th.5Kinerja Akhir Periode RPKPExisting OutcomesExpecting Outcome
Belum ada demlot usahatani tanaman pangan dan hortikultura intensifPembangunan Demplot Usahatani Tanaman Pangan dan sayuran intensif4----Unit400----APBD Kab/KotaDinas Pertanian dan PerkebunanEmpat Unit Demplot Terbangun0 Unit4 Unit----4 Unittidak ada demplot sebagai media penyuuhan pengelolaan unit usahatani intensifterbangun demplot permanen sebagai media penyuuhan pengelolaan unit usahatani intensif
Pendampingan oleh Tenaga Pelopor Kmpung melalui Program Pemberdayaan Kampung Terpadu (PPKT)Pendampingan Berkelanjutan44444Kampung480480480480480APBD Kab/ KotaDinas Pertanian dan Perkebunan, Badan Pemberdayaan Masyarakat DesaEmpat Kampung Didampingi0 Kampung4 Kampung4 Kampung4 Kampung4 Kampung4 Kampung4 KampungModel Pendampingan oleh Tenaga Pelopor Kampung tidak berlanjutPendampingan Petani oleh Penyuluh mengadopsi model Tenaga Pelopor Kampung
Prog/Kegiatan Yang Sudah DilaksanakanProg/Kegiatan Yang Akan DilaksanakanVol Th-1Vol Th-2Vol Th-3Vol Th-4Vol Th-5SatuanDana Th.1Dana Th.2Dana Th.3Dana Th.4Dana Th.5Sumber DanaPihak Pemberi DanaIndikator CapaianKinerja Awal Periode RPKPTarget Kinerja Th.1Target Kinerja Th.2Target Kinerja Th.3Target Kinerja Th.4Target Kinerja Th.5Kinerja Akhir Periode RPKPExisting OutcomesExpecting Outcome
Produk usahatani dijual dalam bentuk barang mentah sehingga petani tidak mendapatkan nilai tambahMembangun Industri Pengolahan skala rumah tangga--4--Industri--2000--APBNKementerian PerindustrianEmpat industry skala kecil terbangun0 Industri--4 Industri--4 IndustriMasyarakat tidak mendapatkan nilai tambah hasil usahataninyaPegolahan produk usahatani menjadi barang jadi atau setengah jadi seperti kripik keladi, dll yang dikelola oleh BUMDES sehingga masyarakat mendapatkan nilai tambah
Prog/Kegiatan Yang Sudah DilaksanakanProg/Kegiatan Yang Akan DilaksanakanVol Th-1Vol Th-2Vol Th-3Vol Th-4Vol Th-5SatuanDana Th.1Dana Th.2Dana Th.3Dana Th.4Dana Th.5Sumber DanaPihak Pemberi DanaIndikator CapaianKinerja Awal Periode RPKPTarget Kinerja Th.1Target Kinerja Th.2Target Kinerja Th.3Target Kinerja Th.4Target Kinerja Th.5Kinerja Akhir Periode RPKPExisting OutcomesExpecting Outcome
Kelembagaan Kelompok Tani dan Gapoktan tidakoptimal menfasilitasi kebutuhan anggotanyaMembentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)-4---BUMDES--200--APBDBadan Pemberdayaan Masyarakat DesaEmpat BUMDES terbentuk0 BUMDES-4 BUMDES---4 BUMDESGapoktan sebagai lembaga kelompok tani tidak berjalan dengan baik dalam menfasilitasi anggotanya mendapatkan sarana produksi dan memasarkan hasil usahatani anggotanyaBadan Usaha Milik Desa berperan sebagai pengelola unit usaha kios sarana produksi pertanian, pemasar hasil- hasil pertanian, dan berperan sebagai Lembaga Keuangan Mikro Desa
Prog/Kegiatan Yang Sudah DilaksanakanProg/Kegiatan Yang Akan DilaksanakanVol Th-1Vol Th-2Vol Th-3Vol Th-4Vol Th-5SatuanDana Th.1Dana Th.2Dana Th.3Dana Th.4Dana Th.5Sumber DanaPihak Pemberi DanaIndikator CapaianKinerja Awal Periode RPKPTarget Kinerja Th.1Target Kinerja Th.2Target Kinerja Th.3Target Kinerja Th.4Target Kinerja Th.5Kinerja Akhir Periode RPKPExisting OutcomesExpecting Outcome
Prasarana komunikasi masih terbatas, sehingga masyarakat susah untuk mengakses informasi pasar komoditasMembangun Radio Komunitas--1--Radio Komunitas--75--APBDBadan INFOKOM1 Unit Radio Komunitas0 Unit Radio--1 Radio--1 Unit Radioinformasi harga komoditi susah diperoleh petaniRadio komunitas beroperasi sebagai media penyuluhan dan informasi pasar komoditas di wilayah pedesaan Bintuni