Program KegiatanLokasiVol Th.1Vol Th.2Vol Th.3Vol Th.4Vol Th.5SatuanJum Dana Th.1Jum Dana Th.2Jum Dana Th.3Jum Dana Th.4Jum Dana Th.5Total Per-desaSumber DanaPihak Pemberi DanaWaktu Th.1Waktu Th.2Waktu Th.3Waktu Th.4Waktu Th.5Capaian KerjaKinerja Awal Periode KPKPTarget Th.1Target Th.2Target Th.3Target Th.4Target Th.5Kinerja Akhir Periode KPKP
A. Peremajaan Tanaman Kopi dengan jarak tanaman 2 – 3 meterSimpur -500 ha terlantar 400 hr produksi22222hektar3342424545207APBD PROV & KABDinas PertanianLuas tanaman kopi yang berhasil diremajakan dengan jarak yang antar tanaman 2 -3 meter seluas 30 hektarTanaman kopi banyak berusia tua dan jarak tanaman kopi terlalu dekat2222230 Ha kebun kopi ideal dengan jarak 2 – 3 meter untuk menghasilkan buah kopi yang berkualitas tinggi.
A. Peremajaan Tanaman Kopi dengan jarak tanaman 2 – 3 meterWertikem22222hektar3342424545207APBD PROV & KABDinas PertanianLuas tanaman kopi yang berhasil diremajakan dengan jarak yang antar tanaman 2 -3 meter seluas 30 hektarTanaman kopi banyak berusia tua dan jarak tanaman kopi terlalu dekat2222230 Ha kebun kopi ideal dengan jarak 2 – 3 meter untuk menghasilkan buah kopi yang berkualitas tinggi.
A. Peremajaan Tanaman Kopi dengan jarak tanaman 2 – 3 meterPerumpakan Benjadi22222hektar3342424545207APBD PROV & KABDinas PertanianLuas tanaman kopi yang berhasil diremajakan dengan jarak yang antar tanaman 2 -3 meter seluas 30 hektarTanaman kopi banyak berusia tua dan jarak tanaman kopi terlalu dekat2222230 Ha kebun kopi ideal dengan jarak 2 – 3 meter untuk menghasilkan buah kopi yang berkualitas tinggi.
B. Pembasmian Hama dan Penyakit Tanaman KopiDesa Simpur22222hektar2530354045175APBD PROV & KABDinas PertanianGangguan hama dan penyakit tanaman kopi dapat diatasiHama dan penyakit kopt banyak mengganggu tanaman kopi2222230 Ha kebun kopi dengan hama dan Penyakit dapat dibasmi
B. Pembasmian Hama dan Penyakit Tanaman KopiWertikem22222hektar2530354045175APBD PROV & KABDinas PertanianGangguan hama dan penyakit tanaman kopi dapat diatasiHama dan penyakit kopt banyak mengganggu tanaman kopi2222230 Ha kebun kopi dengan hama dan Penyakit dapat dibasmi
B. Pembasmian Hama dan Penyakit Tanaman KopiPerumpakan Benjadi22222hektar2530354045175APBD PROV & KABDinas PertanianGangguan hama dan penyakit tanaman kopi dapat diatasiHama dan penyakit kopt banyak mengganggu tanaman kopi2222230 Ha kebun kopi dengan hama dan Penyakit dapat dibasmi
C. Pemupukan secara periodik dan proposionalDesa Simpur22222hektar4242424242210APBD PROV & KABDinas PertanianPemupukan dilakukan secara teratur dengan jumlah yang proporsionalPemupukan dilakukan kurang teratur dan jumlahnya kurang proporsional karena kendala harga pupuk yang mahal2222230 Ha kebuh kopi dapat dipupuk secara teratur dan proporsional
C. Pemupukan secara periodik dan proposionalWertikem22222hektar4242424242210APBD PROV & KABDinas PertanianPemupukan dilakukan secara teratur dengan jumlah yang proporsionalPemupukan dilakukan kurang teratur dan jumlahnya kurang proporsional karena kendala harga pupuk yang mahal2222230 Ha kebuh kopi dapat dipupuk secara teratur dan proporsional
C. Pemupukan secara periodik dan proposionalPerumpakan Benjadi22222hektar4242424242210APBD PROV & KABDinas PertanianPemupukan dilakukan secara teratur dengan jumlah yang proporsionalPemupukan dilakukan kurang teratur dan jumlahnya kurang proporsional karena kendala harga pupuk yang mahal2222230 Ha kebuh kopi dapat dipupuk secara teratur dan proporsional
Program KegiatanLokasi/TempatVol Th.1Vol Th.2Vol Th.3Vol Th.4Vol Th.5SatuanJum Dana Th.1Jum Dana Th.2Jum Dana Th.3Jum Dana Th.4Jum Dana Th.5Total Per-desaSumber DanaPihak Pemberi DanaWaktu Th.1Waktu Th.2Waktu Th.3Waktu Th.4Waktu Th.5Capaian KerjaKinerja Awal Periode KPKPTarget Th.1Target Th.2Target Th.3Target Th.4Target Th.5Kinerja Akhir Periode KPKP
A. Penyediaan alat pengolah biji kopi (mengupas, menyortir, dan mengeringkan)Desa Simpur1----unit70----70APBD KabupatenDinas PertanianTersedianya alat pengolahan kopi sebanyak dua buah di setiap desaBelum tersedianya alat pengolahan kopi3----Tersedia alat pengolahan kopi sebanyak 3 unit yang dapat didayagunakan
A. Penyediaan alat pengolah biji kopi (mengupas, menyortir, dan mengeringkan)Wertikem1----unit70----70APBD KabupatenDinas PertanianTersedianya alat pengolahan kopi sebanyak dua buah di setiap desaBelum tersedianya alat pengolahan kopiTersedia alat pengolahan kopi sebanyak 3 unit yang dapat didayagunakan
A. Penyediaan alat pengolah biji kopi (mengupas, menyortir, dan mengeringkan)Perumpakan Benjadi1----unit70----70APBD KabupatenDinas PertanianTersedianya alat pengolahan kopi sebanyak dua buah di setiap desaBelum tersedianya alat pengolahan kopiTersedia alat pengolahan kopi sebanyak 3 unit yang dapat didayagunakan
B. Pelatihan ketrampilan penggunaan alat pengolahan kopiDesa Simpur10----orang45----45APBD KabupatenDinas PertanianPetani memiliki ketrampilan pengolahan kopi sebanyak 30 orangPetani belum meiliki ketrampilan mengolah kopi dengan menggunakan alat khusus pengolah kopi30----Petani memiliki kemampuan dalam menjalankan unit pengolahan kopi secara efektif
B. Pelatihan ketrampilan penggunaan alat pengolahan kopiWertikem10----orang45----45APBD KabupatenDinas PertanianPetani memiliki ketrampilan pengolahan kopi sebanyak 30 orangPetani belum meiliki ketrampilan mengolah kopi dengan menggunakan alat khusus pengolah kopiPetani memiliki kemampuan dalam menjalankan unit pengolahan kopi secara efektif
B. Pelatihan ketrampilan penggunaan alat pengolahan kopiPerumpakan Benjadi10----orang45----45APBD KabupatenDinas PertanianPetani memiliki ketrampilan pengolahan kopi sebanyak 30 orangPetani belum meiliki ketrampilan mengolah kopi dengan menggunakan alat khusus pengolah kopiPetani memiliki kemampuan dalam menjalankan unit pengolahan kopi secara efektif
C. Penyediaan aksesbilitas informasi dan komunikasi yang mudahDesa Simpur11111unit5055606570300APBD Provinsiaksesbilitas informasi dan komunikasi yang mudahAksesbilitas informasi dan komunikasi sulit, karena letak desa yang terpencil dan alat komunikasi tidak bisa masuk karena blankspot11111Petani kopi memiliki aksesbilitas dan komunikasi yang mudah untuk memasarkan hasil kopi
C. Penyediaan aksesbilitas informasi dan komunikasi yang mudahWertikem11111unit5055606570300APBD Provinsiaksesbilitas informasi dan komunikasi yang mudahAksesbilitas informasi dan komunikasi sulit, karena letak desa yang terpencil dan alat komunikasi tidak bisa masuk karena blankspot Petani kopi memiliki aksesbilitas dan komunikasi yang mudah untuk memasarkan hasil kopi
C. Penyediaan aksesbilitas informasi dan komunikasi yang mudahPerumpakan Benjadi11111unit5055606570300APBD Provinsiaksesbilitas informasi dan komunikasi yang mudahAksesbilitas informasi dan komunikasi sulit, karena letak desa yang terpencil dan alat komunikasi tidak bisa masuk karena blankspot Petani kopi memiliki aksesbilitas dan komunikasi yang mudah untuk memasarkan hasil kopi
Program KegiatanLokasiVol Th.1Vol Th.2Vol Th.3Vol Th.4Vol Th.5SatuanJum Dana Th.1Jum Dana Th.2Jum Dana Th.3Jum Dana Th.4Jum Dana Th.5Total Per-desaSumber DanaPihak Pemberi DanaWaktu Th.1Waktu Th.2Waktu Th.3Waktu Th.4Waktu Th.5Capaian KerjaKinerja Awal Periode KPKPTarget Th.1Target Th.2Target Th.3Target Th.4Target Th.5Kinerja Akhir Periode KPKP
A. Peningkatan produktivitas tanaman hortikultira (kentang, bawang merah, cabe, lamtoro) sebagai tanaman tumpang sariDesa Simpur22222ha2525252525APBD KabupatenDinas PertanianProduktivitas tanaman hortikultura meningkat setiap panennyaHasil tanaman hortikulultura belum dianggap sebagai tanaman pendamping
A. Peningkatan produktivitas tanaman hortikultira (kentang, bawang merah, cabe, lamtoro) sebagai tanaman tumpang sariWertikem22222ha2525252525APBD KabupatenDinas PertanianProduktivitas tanaman hortikultura meningkat setiap panennyaHasil tanaman hortikulultura belum dianggap sebagai tanaman pendamping
A. Peningkatan produktivitas tanaman hortikultira (kentang, bawang merah, cabe, lamtoro) sebagai tanaman tumpang sariPerumpakan Benjadi22222ha2525252525APBD KabupatenDinas PertanianProduktivitas tanaman hortikultura meningkat setiap panennyaHasil tanaman hortikulultura belum dianggap sebagai tanaman pendamping
B. Pelatihan Peningkatan Ketrampilan aksesbilitas pemasaran hasil produksi hortikulturaDesa Simpur-1515--orang-5060--APBD Provinsi
B. Pelatihan Peningkatan Ketrampilan aksesbilitas pemasaran hasil produksi hortikulturaWertikem-1515--orang-5060--APBD Provinsi
B. Pelatihan Peningkatan Ketrampilan aksesbilitas pemasaran hasil produksi hortikulturaPerumpakan Benjadi-1515--orang-5060--APBD Provinsi
C. Pelatihan ketrampilan pengolahan limbah hortikulturaDesa Simpur--1010-orang-6570--APBD ProvinsiDinas PertanianPetani memiliki ketrampilan pengolahan limbah hortikultura sebanyak 30 orangPetani belum meiliki ketrampilan mengolah limbah hortikulturaPetani memiliki kemampuan dalam mengolah limbah hortilkultura secara efektif
C. Pelatihan ketrampilan pengolahan limbah hortikulturaWertikem--1010-orang-6570--APBD ProvinsiDinas PertanianPetani memiliki ketrampilan pengolahan limbah hortikultura sebanyak 30 orangPetani belum meiliki ketrampilan mengolah limbah hortikulturaPetani memiliki kemampuan dalam mengolah limbah hortilkultura secara efektif
C. Pelatihan ketrampilan pengolahan limbah hortikulturaPerumpakan Benjadi--1010-orang-6570--APBD ProvinsiDinas PertanianPetani memiliki ketrampilan pengolahan limbah hortikultura sebanyak 30 orangPetani belum meiliki ketrampilan mengolah limbah hortikulturaPetani memiliki kemampuan dalam mengolah limbah hortilkultura secara efektif
Program KegiatanLokasiVol Th.1Vol Th.2Vol Th.3Vol Th.4Vol Th.5SatuanJum Dana Th.1Jum Dana Th.2Jum Dana Th.3Jum Dana Th.4Jum Dana Th.5Total Per-desaSumber DanaPihak Pemberi DanaWaktu Th.1Waktu Th.2Waktu Th.3Waktu Th.4Waktu Th.5Capaian KerjaKinerja Awal Periode KPKPTarget Th.1Target Th.2Target Th.3Target Th.4Target Th.5Kinerja Akhir Periode KPKP
A. Pembentukan kelompok peternak sapiDesa Simpur11111klpk2022252730APBD ProvinsiDinas Kesehatan Hewan dan PeternakanTerbentuk 15 kelompok peternak sapi di kawasan pedesaanBelum ada kelompok peternak sapi12345Terdapat 15 kelompok peternak sapi pemilik
A. Pembentukan kelompok peternak sapiWertikem11111klpk2022252730APBD ProvinsiDinas Kesehatan Hewan dan PeternakanTerbentuk 15 kelompok peternak sapi di kawasan pedesaanBelum ada kelompok peternak sapi12345Terdapat 15 kelompok peternak sapi pemilik
A. Pembentukan kelompok peternak sapiPerumpakan Benjadi11111klpk2022252730APBD ProvinsiDinas Kesehatan Hewan dan PeternakanTerbentuk 15 kelompok peternak sapi di kawasan pedesaanBelum ada kelompok peternak sapi12345Terdapat 15 kelompok peternak sapi pemilik
B. Pengembangan kawasan SPR terintegrasi dengan kelompok peternak sapiKawasan Uber-Uber & Blang Paku1----Ka- wasan350-----APBD ProvinsiDinas Kesehatan Hewan dan PeternakanKawasan SPR terintegrasi dengan kelompok peternak sapi dari 3 desaPemeliharaan sapi bersama di kawasan SPR yang melibatkan kelompok peternak sapi di sekitar kawasan.1Terdapat satu kawasan pemeliharaan sapi bersama yang melibatkan peternak sapi di sekitar kawasan peternak SPR
C. Pembangunan kubangan sapi yang dikelola SPR dan kelompok peternakKawasan Peternakan Uber-Uber dan Blang Paku-101010-Kubang- an-607080--APBD ProvinsiDinas Kesehatan Hewan dan Peternakan
D. Pelatihan Pengolahan Kotoran Sapi menjadi komposKawasan Peternakan Uber-Uber dan Blang Paku--30--orang--250--APBD ProvinsiDinas Kesehatan Hewan dan PeternakanBelum tersedia kegiatan pengolahan kotoran sapiKotoran sapi dibiarkan begitu sajaKotoran sapi diolah menjadi kompos yang dapat digunakan untuk pupuk tanaman kopi atau hortikultura
E. Pemberian modal ternak sapi secara bergulirDesa Simpur24466ekor sapi5060140240270- -APBD ProvinsiDinas Kesehatan Hewan dan PeternakanSetiap peternak sapi memiliki 1 pasang sapiPetani kesulitan modal untuk membeli sapi untuk digemukkanSetiap kelompok peternak sapi memiliki minimal 4 ekor sapi yang dipelihara
E. Pemberian modal ternak sapi secara bergulirWertikem24466ekor sapi5060140240270- -APBD ProvinsiDinas Kesehatan Hewan dan PeternakanSetiap peternak sapi memiliki 1 pasang sapiPetani kesulitan modal untuk membeli sapi untuk digemukkanSetiap kelompok peternak sapi memiliki minimal 4 ekor sapi yang dipelihara
E. Pemberian modal ternak sapi secara bergulirPerumpakan Benjadi24466ekor sapi5060140240270- -APBD ProvinsiDinas Kesehatan Hewan dan PeternakanSetiap peternak sapi memiliki 1 pasang sapiPetani kesulitan modal untuk membeli sapi untuk digemukkanSetiap kelompok peternak sapi memiliki minimal 4 ekor sapi yang dipelihara
Program KegiatanLokasiVol Th.1Vol Th.2Vol Th.3Vol Th.4Vol Th.5SatuanJum Dana Th.1Jum Dana Th.2Jum Dana Th.3Jum Dana Th.4Jum Dana Th.5Total Per-desaSumber DanaPihak Pemberi DanaWaktu Th.1Waktu Th.2Waktu Th.3Waktu Th.4Waktu Th.5Capaian KerjaKinerja Awal Periode KPKPTarget Th.1Target Th.2Target Th.3Target Th.4Target Th.5Kinerja Akhir Periode KPKP
A. Peningkatan dan pengerasan jalan poros produksi dan pemasaranDesa Simpur71015--km245400750--1,395--Peningkatan dan pengerasan jalan poros produksi dan pemasaran di kawasan perdesaan terlaksanaJalan tanah berdebu jika musim kemarau dan berlumpur jika musim hujan
A. Peningkatan dan pengerasan jalan poros produksi dan pemasaranWertikem51217--km175480850--1,505--Peningkatan dan pengerasan jalan poros produksi dan pemasaran di kawasan perdesaan terlaksanaJalan tanah berdebu jika musim kemarau dan berlumpur jika musim hujan
A. Peningkatan dan pengerasan jalan poros produksi dan pemasaranPerumpakan Benjadi6815--km210320750--1,280--Peningkatan dan pengerasan jalan poros produksi dan pemasaran di kawasan perdesaan terlaksanaJalan tanah berdebu jika musim kemarau dan berlumpur jika musim hujan
B. Pembangunan/ Peningkatan jembatanDesa Simpur132--unit7502,4001,700--4,850--Jembatan dapat dilaluikendaraan pengangkut hasil pertanian dan perkebunanKondisi Jembatan yang rusak
B. Pembangunan/ Peningkatan jembatanWertikem13---unit7502,400---3,150--Jembatan dapat dilaluikendaraan pengangkut hasil pertanian dan perkebunanKondisi Jembatan yang rusak
B. Pembangunan/ Peningkatan jembatanPerumpakan Benjadi12---unit7501,600---2,350--Jembatan dapat dilaluikendaraan pengangkut hasil pertanian dan perkebunanKondisi Jembatan yang rusak
C. Pembangunan waduk/embung seluas 30 x 50 meterDesa Simpur211--unit650750800--2,200Tersedia 3 unit embungBelum tersedia embung yang memadai
C. Pembangunan waduk/embung seluas 30 x 50 meterWertikem-1--unit650750--1,400Tersedia 3 unit embungBelum tersedia embung yang memadai
C. Pembangunan waduk/embung seluas 30 x 50 meterPerumpakan Benjadi--3--unit650-800--1,450Tersedia 3 unit embungBelum tersedia embung yang memadai
D. Penyediaan Air bersihDesa Simpur57956unit1753154502753601,575Tersedia air bersih yang mencukupiKetersediaan air bersih kurang memadai dan mencukupi
D. Penyediaan Air bersihWertikem57956unit1753154502753601,575Tersedia air bersih yang mencukupiKetersediaan air bersih kurang memadai dan mencukupi
D. Penyediaan Air bersihPerumpakan Benjadi57956unit1753154502753601,575Tersedia air bersih yang mencukupiKetersediaan air bersih kurang memadai dan mencukupi
E. Pengambungan Jaringan instalasi listrikDesa Simpur754--km700600560--1,860Tersedia aliran listrik dari PLNPenerangan belum menggunakan listrik
E. Pengambungan Jaringan instalasi listrikWertikem-46--km480840--1,320Tersedia aliran listrik dari PLNPenerangan belum menggunakan listrik
E. Pengambungan Jaringan instalasi listrikPerumpakan Benjadi754--km700600560--1,860Tersedia aliran listrik dari PLNPenerangan belum menggunakan listrik
F. Peningkatan/ Pembangunan sarana pendidikanDesa Simpur-11--unit-8501,000--1,850
F. Peningkatan/ Pembangunan sarana pendidikanWertikem-11--unit-8501,000--1,850
F. Peningkatan/ Pembangunan sarana pendidikanPerumpakan Benjadi-11--unit-8501,000--1,850
G. Peningkatan/ Pembangunan sarana KesehatanDesa Simpur---1-unit---500-500
G. Peningkatan/ Pembangunan sarana KesehatanWertikem---1-unit---500-500
G. Peningkatan/ Pembangunan sarana KesehatanPerumpakan Benjadi---1-unit---500-500